Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Desember 2013

5 Orang Indonesia yang Terkenal via Youtube



Orang orang ini sebelum nya bukan siapa siapa tetapi karena dunia maya mereka bisa terkenal ke seluruh indonesia bahkan internasional melalui media situs video online yaitu youtube . di Indonesia beberapa kali dihebohkan oleh beberapa aksi anak bangsa yang
menghibur yang dengan cepat mendapat popularitas di tengah masyarakat indonesia. berikut ini adalah diantaranya :
1. Shinta dan jojo
Sinta dan jojo memulai popularitas nya melalui media youtube pada akhir bulan juli tahun 2010 yang lalu. jojo yang asli cimahi dan sedang kuliah di Univ.pasundan ini menjadi perbincangan melalui situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter berkat aksi nya yang menggemaskan dengan lipsing lagu disko dangdut ‘keong racun’ bersama sahabatnya yaitu sinta. dengan lagu yang enerjik dan irama dangdut khas sunda tampak nya masyarakat indonesia yang mungkin sudah mulai bosan dengan musik musik yang itu itu saja saat ini sehingga sangat mengantusias dengan ada nya lagu keong racun ini. bahkan nama “sinta dan jojo” dan “keong racun” menjadi trending topics di twitter, sehingga banyak sekali pengguna twitter dari negara lain yang bertanya tanya mengenai trending topics itu. hingga akhir nya charlie st12 tertarik untuk membuatkan lagu untuk nya yang berjudul ‘tokek belang’
2. Gamaliel dan Audrey
Kakak beradik ini memperoleh popularitas di bulan agustus 2010 setelah sinta dan jojo. tidak seperti sinta dan jojo yang mengandalkan lagu yang unik dan aksi yang menggemaskan, video bocah bocah ini berisi nyanyian dan diiringi musik gitar yang keren. sebelumnya banyak yang tidak menyangka kalau duo kakak beradik ini orang indonesia , di dunia maya banyak yang menyangka mereka dari filipina soalnya mereka selalu membawakan lagu bahasa inggris .baru setelah beberapa saat kemudian mereka mengunggah video lagu berbahasa indonesia akhirnya banyak yang mengetahui mereka benar benar anak indonesia.
3. Sualuddin (udin sedunia)
Pria asal lombok tengah NTB ini dengan gaya nya yang lebai dan lucu mampu meraih popularitas dengan lagu nya yang berjudul “udin sedunia” di awal maret 2011. lagu itu bercerita mengenai sebuah nama “udin” yang diplesetkan menjadi bermacam macam udin menurut kesukaan nya, kalau suka ke masjid menjadi alimuddin kalau suka berdoa menjadi aminuddin dan banyak lagi yang lainnya yang sangat lucu. musik nya sejenis melayu dengan irama gendang yang menghentak tetapi dengan nuansa modern sehingga tetap asik untuk bergoyang. dalam video youtube udin menyanyikan lagu ‘udin sedunia’ dalam bahasa indonesia dengan bantuan teman nya yang merekam lewat handphone. di video klip udin yang asli yaitu dalam bahasa sasak, udin tampak sangat menikmati alunan lagu lagu itu dengan tingkah nya yang unik, lucu,lebay, dan menggemaskan.
4. Briptu Norman kamaru
Polisi yang satu ini saat ini menjadi perbincangan di banyak media massa berkat aksi lipsing nya dengan lagu india lawas yang berjudul “Chaiyya chaiyya”. Dia adalah briptu norman kamaru, seorang polisi gorontalo yang dalam video youtube diberi judul “polisi gorontalo menggila”. Gaya nya begitu khas seperti di film film india langsung menarik ratusan ribu pengunjung youtube untuk melihat video tersebut. Setelah beberapa kali media massa maupun elektronik memberitakannya, dia diberi sanksi oleh atasan nya tetapi sanksi nya tidak berat, seperti anak sekolahan yaitu dia disuruh menyanyi lagu india di hadapan teman teman nya. menanggapi hal ini banyak yang mendukung briptu norman kamaru bahwa polisi juga manusia yang juga butuh hiburan dan menunjukkan sisi lain dari seorang polisi yang lebih humanis kepada masyarakat. Dia juga tampil untuk acara talk show tukul arwana “bukan empat mata” di trans 7 sebagai bintang tamu
5 . Bona paputungan
Pria dari gorontalo ini adalah mantan napi, dia menciptakan lagu untuk menyindir para penegak hukum di indonesia yang dengan mudah nya dapat dibeli dengan uang. dengan judul lagu “andai ku gayus tambunan” jelas sekali bahwa dia menyindir gayus tambunan seorang mafia pajak yang dengan enak nya jalan jalan ke luar pada saat ia menjalani masa tahanan di dalam penjara. dalam klip yang beredar di youtube tampak bahwa petugas kepolisian dengan mudah diajak kompromi hanya dengan diberi selembar 50 ribuan. setelah video yang diupload ke youtube di tonton banyak orang, stasiun tv di indonesia berlomba lomba menayangkan dan mewawancarai nya.
Read More..

Sabtu, 30 November 2013

7 Minuman Keras Asli Indonesia

Inilah 7 Minuman Keras Asli Indonesia:

Cap Tikus & Sagoer

Cap Tikus merupakan minuman keras dari Manado hasil penyulingan Sagoer. Sagoer sendiri adalah cairan yang disadap dari pohon enau dan mengandung sedikit kadar alkohol sekitar 5%. Setelah disuling dengan cara tradisional, minuman khas Minahasa ini menjadi pendorong kerja untuk kalangan petani. Namun saat ini Cap Tikus lebih menjadi sarana pelampiasan dan mabuk-mabukan. Begitu berbahayanya minuman ini hingga orang-orang tua mengingatkan agar bisa menahan atau mengontrol minum minuman Cap Tikus. Sejak dulu pula dikenal pameo menyangkut Cap Tikus, minum satu seloki Cap Tikus, cukup untuk menambah darah, dua seloki bisa masuk penjara, dan minum tiga seloki bakal ke neraka.

Tuak

Tuak merupakan minuman keras khas Indonesia hasil fermentasi dari bermacam buah. Bahan-bahan tuak biasanya beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti nira kelapa atau aren, legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Di daerah Batak tuak dibuat dari pohon aren yang mirip pohon kelapa maka sering disebut bir panjat. Bar-bar tradisional yang menyediakan tuak disebut lapo tuak. Sebenarnya tuak tersebar di begitu banyak daerah di Indonesia sehingga sering disebut dengan nama-nama lain, namun tuak di sini mengacu pada minuman hasil fermentasi dari buah yang manis. Sama seperti temannya dari Manado tuak juga sangat memabukkan dengan kadar alkohol yang lebih ringan. Di salah satu lapo tuak tertulis Segelas tuak penambah darah. 2 gelas, lancar bicara. 3 gelas, mulai tertawa-tawa. 4 gelas, mencari gara-gara. 5 gelas, hati membara. 6 gelas, membuat perkara. 7 gelas, semakin menggila. 8 gelas, membuat sengsara. 9 gelas, masuk penjara dan 10 gelas, masuk neraka.

Arak Bali


Mirip dengan tuak, arak bali merupakan minuman keras hasil fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan lain. Kadar alkoholnya 37-50%. Arak ini dari namanya saja sudah jelas berasal dari Bali dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat. Dalam upacara menghormati para dewata arak akan dituangkan ke daun pisang yang sudah dibentuk seperti tangkup dan kemudian arak akan dicpiratkan tangan kanan dengan bantuan sebuah bunga. Arak-arak untuk upacara biasanya mutu terendah karena arak terbaik akan diminum. Arak ini cukup populer juga di kalangan wisatawan di Bali dan salah satu resep cocktail yang terkenal adalah “arak attack” yaitu campuran Arak Bali dan orange juice. Meskipun banyak turis mancanegara tidak akan terkesan dengan rasa arak dibanding minuman keras dunia lainnya namun keberadaan Arak Bali jelas membantu seorang asing menikmati liburannya dan mempromosikan pulau dewata.

Sopi


Sopi adalah minuman keras asal Maluku yang dilarang di sana namun sudah sangat populer dan mendarah daging. Sopi sendiri merupakan fermentasi dari pohon aren (jadi masih bersaudara dengan minuman keras Indonesia lainnya) dan memiliki kadar alkohol diatas 50%. Pembuatan Sopi yang menghasilkan rasa khasnya adalah penambahan bubuk akar Husor dan penggunaan bambu untuk penyulingan. Para pembuat Sopi tradisional meskipun terlarang sangatlah makmur sampai bisa menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke bangku kuliah maka ada sebutan di Maluku sudah ada orang yang menjadi profesor-profesor karena Sopi ini. Ada yang bilang rasa Sopi mirip Vodka.

Lapen


Nah minuman keras asal Yogyakarta ini reputasinya sungguh buruk. Coba saja Anda cari di google mengenai minuman ini, halaman awal akan didominasi kisah-kisah tragis penegak lapen, dari kebutaan, kelumpuhan, sampai kematian massal. Namanya pun sudah cukup sangar Lapen merupakan singkatan dari “langsung pening”. Memang cara pembuatannyapun akan membuat kita geleng kepala. Alkohol 98,5% dicampur 15 liter air mineral ditambah gula dan pemanis lainnya, didiamkan 12 jam siap untuk dikonsumsi. Anda yang jeli akan bertanya alkohol apa yang dipakai? Disitulah masalahnya karena tidak jelas maka minuman ini sering terkontaminasi Methanol yang sangat beracun (bahan kosmetik, pembersih, dll) yang akan menjadi asam di dalam tubuh dan menyerang sistem saraf terutama saraf mata. Lebih parahnya lagi di Yogyakarta para pemuda yang hilang arah sering adu keberanian dengan mencampur Lapen dengan berbagai cairan lain untuk memperkuat rasanya, dan yang kami maksud cairan bukan hanya cairan minuman tapi bisa karbol, formalin, dan bahan kimia apapun yang bisa Anda pikirkan. Tidak heran halaman demi halaman pencarian google untuk “Lapen” dihiasi obituari dan berita pengerebekan polisi.

Ciu

Ciu merupakan sebuah nama sebutan untuk minuman keras khas dari daerah Banyumas dan Bekonang, Sukoharjo. Meskipun mungkin ada hubungannya tapi tidak sama dengan Ang Ciu atau arak merah Cina. Di Banyumas Ciu merupakan hasil fermentasi dari beras dengan kadar alkohol mencapai 50-90%. Di tempat ini Ciu illegal dan dengan aktif diberantas oleh pemerintah daerahnya. Di Bekonang di lain pihak, pembuatan Ciu ini didukung oleh pemerintah daerahnya, sehingga menjadi sangat populer dan dipasarkan ke seluruh Karesidenan Surakarta, Surabaya hingga Madura. Pada jaman dahulu setiap ada hajatan malamnya pasti diikuti dengan acara mabuk “Ciu Bekonang”. Ciu ini pembuatannya menggunakan tape dan ketan sehingga hasil fermentasi dari singkong tidak seperti saudaranya di banyumas. Kedua Ciu tidak berwarna, bening dan rasanya sangat kuat.

Anggur Orang Tua, Bir Bintang, Anker Beer dan Minuman Keras Lokal Lainnya


Meskipun masih menjadi polemik dan perdebatan di kalangan rohaniawan, minuman keras produksi skala besar telah menjadi bisnis yang sangat besar. Lihat saja grup orang tua yang dari anggur kolesomnya bisa merambah hingga ke bisnis makanan lain. Bir produksi dalam negeri (yang rasanya kalah jauh dengan bir luar negeri) juga populer di kalangan masyarakat kecil. Minuman-minuman itu ada di daftar ini hanya karena mereka dibuat di Indonesia meskipun kecil nilai tradisinya.
Read More..

Jumat, 22 November 2013

7 Fakta Penyebab Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah !

1. PEMBELAJARAN HANYA PADA BUKU PAKET

Di indonesia telah berganti beberapa kurikulum dari KBK menjadi KTSP. Hampir setiap menteri mengganti kurikulum lama dengan kurikulum yang baru. Namun adakah yang berbeda dari kondisi pembelajaran di sekolah-sekolah? TIDAK. Karena pembelajaran di sekolah sejak jaman dulu masih memakai KURIKULUM BUKU PAKET. Sejak era 60-70an, Pembelajaran di kelas tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Apapun kurikulumnya, guru hanya mengenal buku paket. Materi dalam buku paketlah yang menjadi "ACUAN" pengajaran guru. Sebagian Guru Tidak pernah mencari sumber refrensi lain sebagai acuan belajar.

2. PEMBELAJARAN DENGAN METODE CERAMAH

Metode pembelajaran yang menjadi favorit guru mungkin hanya satu, yaitu metode berceramah. Karena berceramah itu mudah dan ringan, tanpa modal, tanpa tenaga, tanpa persiapan yang rumit, Metode ceramah menjadi metode terbanyak yang diapakai guru karena memang hanya itulah metode yang benar-benar di kuasai sebagain besar guru. Pernahkah guru mengajak anak berkeliling sekolahnya untuk belajar ? Pernahkah guru membawa siswanya melakukan percobaan di alam lingkungan sekitar ? Atau pernahkah guru membawa seorang ilmuwan langsung datang di kelas untuk menjelaskan profesinya? mungkin hanya satu alasannya, yaitu Biaya

3. KURANGNYA SARANA BELAJAR

Sebenarnya, perhatian pemerintah itu sudah cukup, namun masih kurang cukup. Pemerintah yang semangat memberikan pelatihan pengajaran yang PAIKEM (dulunya PAKEM) tanpa memberikan pelatihan yang benar-benar memberi dampak dan pengaruh. Malah sebaliknya, pelatihan metode PAIKEM oleh pemerintah dilaksanakan dengan hanya berupa Ocehan belaka.

4. PERATURAN YANG TERLALU MENGIKAT

Ini tentang KTSP, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang seharusnya sekolah memiliki kurikulum sendiri sesuai dengan karakteristiknya. Namun apa yang terjadi? Karena tuntutan RPP, SILABUS yang "membelenggu" kreatifitas guru dan sekolah dalam mengembangkan kekuatannya. Yang terjadi RPP banyak yang jiplakan (bahkan ada lho RPP dijual bebas, siapapun boleh meniru). Padahal RPP seharusnya unik sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah. Administrasi-administrasi yang "membelenggu" guru, yang menjadikan guru lebih terfokus pada administrator, sehingga guru lupa fungsi utama lainnya sebagai mediator, motivator, akselerator, fasilitator, dan lainnya.

5. GURU TIDAK MENANAMKAN SOAL "BERTANYA"

Lihatlah pembelajaran di ruang kelas. Sepertinya sudah diseragamkan. Anak duduk rapi, tangan dilipat di meja, mendengarkan guru menjelaskan. seolah-olah Anak "Dipaksa" mendengar dan mendapatkan informasi sejak pagi sampai siang, belum lagi ada sekolah yang menerapkan Full Days. Anak diajarkan cara menyimak dan mendengarkan penjelasan guru, sementara kompetensi bertanya tak disentuh. Anak-anak dilatih sejak TK untuk diam saat guru menerangkan, untuk mendengarkan guru. Akibatnya Siswa tidak dilatih untuk bertanya. Siswa tidak dibiasakan bertanya, akibatnya siswa tidak berani bertanya. Selesai mengajar, guru meminta anak untuk bertanya. Heninglah suasana kelas. Yang bertanya biasanya anak-anak itu saja.

6. METODE PERTANYAAN TERBUKA TIDAK DIPAKAI

Salah satu ciri negara FINLANDIA yang merupakan negara ranking pertama kualitas pendidikannya adalah dalam ujian guru memberkan soal terbuka, siwa boleh menjawab soal dengan membaca buku. Sedangkan Di Indoneisa? tidak mungkin, guru pasti sudah berfikir, "nanti banyak yang nyontek dong," begitu kata seorang guru. Guru Indonesia belum siap menerapkan ini karena masih kesulitan membuat soal terbuka. Soal terbuka seolah-olah beban berat. Mendingan soal tertutup atau soal pilihan ganda, menilainya mudah, begitu kira-kira alasan guru sekarang.

7. FAKTA TENTANG MENYONTEK

Siswa menyontek itu biasa terjadi. tapi, guru tidak akan lelah untuk memperingatkannya, Tapi apakah kalian tahu kalau "guru juga menyontek" ? Ini lebih parah. Lihatlah tes-tes yang diikuti guru, tes pegawai negeri yang di ikuti guru, menyontek telah merasuki sosok guru. guru aja menyontek apalagi siswanya.

Read More..