Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 November 2013

Paus Narwhal Satu satunya Ikan Paus Bertanduk di Dunia


Narwhal (Monodon monoceros) adalah nama salah satu paus yg paling tidak diketahui manusia. Nama “narwhal” berasal dari bahasa Norse Kuno yg berarti “paus mayat”. Nama itu diberikan karena kebiasaannya yg kadang-kadang berenang tak bergerak di permukaan laut dengan posisi perut menghadap ke atas & warna tubuhnya yg bertotol-totol kelabu seperti pelaut yg tenggelam. Mereka diketahui hanya hidup di seluruh perairan Kutub Utara, tepatnya di Samudera Arktik. Narwhal adalah paus bergigi & termasuk karnivora yg memakan hewan-hewan laut seperti ikan, udang, atau cumi-cumi

Tanduk spiral narwhal yang misterius ternyata berfungsi sebagai sensor raksasa yang membantunya mengetahui kualitas air dan untuk “mencium” narwhal lainnya.



Tanduk paus narwhal yang panjangnya bisa mencapai 2,4 meter itu telah sejak lama menjadi teka-teki para ahli alam dan pemburu. Penjelasan mengenai fungsinya pun seringkali menimbulkan perdebatan, begitu kata Dr. Martin Nweeia, seorang peneliti Harvard School of Dental Medicine.

Menurut Nweeia, tanduk tersebut sepertinya memiliki kemampuan penginderaan hidrodinamik. Ia mengungkapkan hal ini dalam prsentasi di Konferensi mengenai Biologi Mamalia Laut di San Diego.




Narwhal (Monodon monoceros) adalah sejenis paus yang termasuk sangat langka. Panjang tubuhnya mencapai 4 hingga 4,5 meter, dan kebanyakan dijumpai di perairan lautan Artik sekitar Kanada, tapi kadang juga terlihat jauh ke timur hingga Rusia.

Tim Nweeia menemukan bahwa tanduk narwhal serupa dengan membran dengan permukaan yang amat sensitif. Ada sekitar 10 juta saraf yang terhubung ke permukaan tanduknya, guna mendeteksi perubahan suhu, tekanan, dan kadar garam air.

“Tidak ada sesuatu yang sebanding dengannya di alam dan tak ada yang lebih unik dari tanduk narwhal dalam hal bentuk, kenampakan, dan fungsinya.

Setiap paus narwhal (Monodon monoceros) juga menggunakan suara untuk berkomunikasi satu sama lain seperti halnya lumba-lumba atau ikan paus lainnya. Bahkan, masing-masing kemungkinan memiliki suara unik yang juga menunjukkan identitasnya.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa mamalia laut menggunakan sinyal suara untuk berkomunikasi satu sama lain di dalam air. Penelitian terakhir bahkan menunjukkan bahwa paus punya dialek.

Namun, belum banyak penelitian yang mempelajari identitas suara seperti yang diguankan paus narwhal. Para penelitinya yakin paus narwhal menggunakan suara untuk mengenali sesamanya dan membedakan satu individu dengan individu lainnya.

Hal tersebut disimpulkan para ilmuwan setelah mempelajari suara tiga ekor narwhal di Teluk Admiralty di Pulau Baffin, Kanada. Mereka menggunakan perekam elektronik yang ditempel di badan mamalia raksasa tersebut.

“Untuk pertama kalinya, kami benar-benar dapat mengikuti hewan tersebut kapan saja mereka bersuara dan ke mana saja mereka bergerak,” kata Ari Shapiro dari the Woods Hole Oceanographic Institution.

Meskipun salah satu alat perekamnya hilang, dua yang tersisa telah menunjukkan bentuk suara yang berlainan, berupa suara siulan dan denyutan. Shapiro menunjukkan bahwa kedua jenis suara bukanlah sinyal yang dipakai untuk bertukar informasi mengenai sumber makanan, tapi sekedar menunjukkan identitas individu dalam komunikasi sosial.

Apa yang dilakukan paus narwhal mirip dengan lumba-lumba hidung botol yang juga mengeluarkan suara siulan untuk berkomunikasi. Meskipun data-data mengenai komunikasi di antara paus narwhal masih minim, para ilmuwan yakin ia memiliki pendengaran yang sangat peka seperti halnya paus lainnya.

Mereka rutin melakukan migrasi hingga ribuan kilometer dan berkelompok. Maka dengan suara yang berbeda-beda, masing-masing dapat membedakan individu dalam kelompoknya atau kelompok lainnya. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Acoustical Society of America edisi September 2006.






sumber
Read More..

Kamis, 21 November 2013

Cara memberikan pakan ikan koi


memberi pakan ikan koi

Cara memberikan pakan ikan koi (akuariumhias) -Berikan makan ikan koi merupakan waktu yang menyenangkan saat memelihara ikan koi. Tetapi kadang-kadang ada sebagian kekeliruan yang dikerjakan saat memberikan makanan koi yang tidak disadari. kekeliruan ini kadang-kadang sampai menyebabkan fatal dari penurunan kualitas sampai kematian ikan koi. Kaidah umum saat memberi makan ikan koi yaitu tambah baik berikan makan dengan jumlah sedikit tetapi dalam frekuensi yang kerap tambah baik dari pada berikan makan dengan jumlah banyak dengan frekuensi yang jarang. 

Kekeliruan pertama 
Yang kerap dikerjakan orang saat memberi makan koi yaitu overfeeding atau berikan makanan terlalu berlebih. Walau koi senantiasa lahap bila diberi makanan tetapi makanan yang terlalu berlebih ini tak lagi dicerna dengan baik oleh koi serta dapat dibuang sebagai kotoran. Kotoran ini tak hanya dapat mencemari lingkungan kolam akan bikin filter kolam bekerja lebih keras. 

Sisa makanan yang berlebih ini mesti segera dibuang dari kolam sesegera barangkali sebelum saat membusuk. makanan koi yang membusuk dapat membuahkan racun yang beresiko untuk ikan koi. 

Kekeliruan kedua
Yaitu terus-terusan berikan makan atau kurang. frekuensi berikan makan ikan koi beragam bergantung pada suhu air kolam. makin dingin suhu air kolam, metabolisme tubuh koi makin lambat hingga frekuensi pemberian makanan juga mesti dikurangi, sebaliknya bila suhu air kolam meningkat metabolisme tubuh ikan koi juga meningkat hingga frekuensi pemberian makanan juga meningkat.

memberi pakan ikan koi

Kekeliruan ketiga
Yaitu mengubah pemberian makanan dengan merk yang tidak sama dengan mendadak. Ganti makanan dengan merk yang tidak sama butuh dikerjakan dengan bertahap, dengan mencampurkan dengan makanan yang lama. campuran makanan dengan pembagian yang sedikit makanan baru, lantas meningkat sampai seluruh berpindah ke makanan baru. rentang waktu lebih kurang 7-10 hari. 

Jenis-jenis makanan spesifik tidak bisa diberikan pada ikan koi serta butuh dihindari. makanan-makanan tersebut diantaranya makanan burung, jagung, kacang tanah, roti, nasi serta kacang polong. alasan nasi serta roti tidak dapat diberikan untuk makanan koi yaitu dikarenakan mengembang saat terkena air. makanan yang berkarbohidrat tinggi dapat mengakibatkan obesitas pada ikan koi. 

Kekeliruan lain yaitu memberikan makanan suplemen yang terlalu berlebih. makanan suplemen untuk ikan koi berbagai macam, yakinkan berikan suplemen sesuai dengan keperluan serta janganlah terlalu berlebih. janganlah berikan suplemen yang tidak diperlulan. 

Memberikan makanan yang baik serta pas dapat menghindari kita dari berikan makanan yang salah pada koi, hingga koi terus sehat serta indah pastinya.

-->
Read More..